HUKUM HARUS BERSATU DENGAN ETIKA DAN RAHASIA

HUKUM HARUS BERSATU
DENGAN ETIKA DAN RAHASIA
Sujud adalah kisah cinta penuh rasa yang tidak bisa dipahami sempurna kecuali oleh orang yang melaksanakan shalat sesuai dengan syarat, rukun dan etikanya. Sujud adalah hakikat cinta yang tak mungkin dimiliki oleh selain pemilik tauhid penuh keyakinan.
"Jangan angkat kepalamu dari sujudmu sebelum hati, pikiran dan mulutmu sepakat akan satu pinta, satu harap, satu kata dan satu sikap. Itulah yang dinamakan satunya cinta." Demikian ungkap Sang Guru yang telah menjalani jalan panjang pencarian cinta.
Imam al-Ghazali setelah melakukan spriritual mencari kebenaran dan kesejatian ilmu menulis dalam buku otobiografi berjudul "Bangkit dari Kesesatan" yang berisikan kesimpulan bahwa tak ada jalan tercepat dan terbaik menuju Tuhan selain pembersihan diri, madrasah spiritual, latihan jiwa yang disebutnya dengan tasauf dalam makna yang sesungguhnya.
Bagi al-Ghazali, hukum harus bersatu dengan etika dan rahasia agar mampu mengantarkan pada kesejatian cinta dan kebenaran agama. Karena itu, pasca perjalanan ruhaninya, tulisan al-Ghazali tak hanya berbicara tentang syarat rukun ibadah melainkan juga tentang tata cara dan etikanya serta rahasia yang terkandung di dalamnya.
Dengan pemaduan tiga hal inilah kita akan mampu memahami makna hakiki sujud kita sebagai "kisah cinta sejati" yang membahagiakan.

Artikel Syaikh Abdul Qodir Jaelani Lainnya :