HATI TERLUKA OLEH KATA SAKITNYA TAK PERNAH BERSIFAT SEMENTARA

HATI TERLUKA OLEH KATA
SAKITNYA TAK PERNAH BERSIFAT SEMENTARA
Niat yang baik adalah kunci pembuka rizki, sementara kata-kata yang baik adalah kunci pembuka hati. Miliki dua kunci ini maka kehidupan kita dan sekeliling kita akan menjelma sebagai potongan surga di muka bumi ini.
Berniatlah selalu untuk menebarkan kebaikan, menolong sahabat dan saudara dan membahagiakan orang lain. Tak mungkin memang untuk membahagiakan semuanya, tapi kita harus berusaha sebisa yang kita mampu. Berkatalah sebaik mungkin dengan pilihan kata, tutur kata dan cara mengatakan yang terbaik. Hindari menyakiti orang lain walau dengan sepotong kata, karena ketika hati terlukai oleh kata, sakitnya tak pernah bersifat sementara.
Kata terindah adalah salam dan doa. Salam berarti sapaan penuh damai dari hati yang damai yang teriringkan dengan doa kedamaian. Doa dari hati yang tulus akan naik ke langit melebihi kecepatan cahaya untuk segera menurunkan cahaya ke hati sang pendoa dan yang didoa.
Terimalah salam damai dari saya, H. Akbar Mardani, teriring doa semoga semua pembaca status ini menjadi orang-orang bahagia di dunia dan akhirat kelak.

Artikel Syaikh Abdul Qodir Jaelani Lainnya :